Benteng ini adalah sebuah benteng Islam abad pertengahan. Lokasinya, di bukit Mokattam dekat pusat Kairo, dulu terkenal dengan semilir anginnya yang segar dan pemandangan kota yang megah. Kini tempat ini menjadi situs bersejarah yang dilestarikan, dengan masjid dan museum.
Benteng ini memiliki Masjid Muhammad Ali yang dibangun antara tahun 1828 dan 1848, bertengger di puncak benteng.
Masjid ini dibangun untuk mengenang Tusun Pasha, putra kedua Muhammad Ali yang meninggal pada tahun 1816. Namun, masjid ini juga melambangkan upaya Muhammad Ali untuk menghapus simbol-simbol dinasti Mamluk yang digantikannya.
Museum Mesir tentang Purbakala, Museum Mesir (dibangun pada tahun 1902) merupakan rumah bagi koleksi besar benda-benda purbakala Mesir kuno. Museum ini memiliki 120.000 koleksi, dengan sejumlah representatif yang dipamerkan.
Museum ini memuat banyak benda penting dari sejarah Mesir kuno. Museum ini menyimpan koleksi artefak Firaun terbesar di dunia, serta banyak harta karun Raja Tutankhamun.
Bazar Khan Khalili, bazar terbesar di Timur Tengah, pasar ini terkenal dengan suvenir orientalnya yang khas dan tidak biasa serta kerajinan tangan. Suasana abad pertengahan dari pasar tradisional ini memberikan pengunjung kesenangan besar dan sekilas gambaran tentang seperti apa pasar-pasar abad pertengahan: kafe, restoran, toko-toko.
Memphis, didirikan sekitar 3.100 SM, adalah kota legendaris Menes, raja yang menyatukan Mesir Hulu dan Hilir. Pada awalnya, Memphis kemungkinan besar merupakan sebuah benteng dari mana Menes mengendalikan jalur darat dan air antara Mesir Hulu dan Delta.
Kemungkinan berasal dari Mesir Hulu, dari Memphis ia dapat mengendalikan penduduk Mesir Hilir yang telah ditaklukkan. Namun, pada Dinasti Ketiga, bangunan di Saqqara menunjukkan bahwa Memphis telah menjadi kota yang cukup besar.
Kairo Koptik adalah bagian dari Kairo Lama yang mencakup Benteng Babilon, Gereja Gantung, dan banyak gereja Koptik serta situs bersejarah lainnya. Diyakini bahwa Keluarga Kudus pernah mengunjungi daerah ini dan tinggal di lokasi Gereja Santo Sergius dan Bacchus (Abu Serga). Kairo Koptik merupakan benteng bagi Kekristenan di Mesir hingga era Islam, meskipun sebagian besar bangunan gereja yang ada sekarang di Kairo Koptik dibangun setelah penaklukan Muslim atas Mesir.
Kairo Koptik adalah bagian dari komunitas keagamaan yang terdiri dari sinagoge Abraham bin Ezra (yang berisi dokumen Geniza terpenting), gereja-gereja Koptik, dan masjid Amr bin Al-As (masjid pertama yang dibangun di Mesir dan Afrika); karena itulah kawasan ini sangat penting bagi tiga agama besar.
Saat ini ada lebih dari 93 piramida di Mesir; tetapi tiga piramida utama berada di Dataran Tinggi Giza, yang dibangun pada Dinasti ke-4 (sekitar 4650 SM). Piramida Mesir Kuno dibangun sebagai makam bagi para Raja (dan Ratu), dan memiliki makam berbentuk piramida adalah hak istimewa yang eksklusif.
Yang paling terkenal adalah piramida di Giza, Sphinx Agung, atau sebagaimana dikenal oleh orang kuno, “Shesib Ankh” atau “citra yang hidup”, yang pasti menjadi salah satu konstruksi paling dikenali dalam sejarah.
Piramida Djoser (Zoser), atau piramida berundak (kbhw-ntrw dalam bahasa Mesir), adalah sisa arkeologis di nekropolis Saqqara, Mesir, di barat laut kota Memphis. Piramida ini dibangun untuk pemakaman Firaun Djoser oleh menterinya, Imhotep, pada abad ke-27 SM.
Ini merupakan unsur utama dari kompleks makam yang sangat luas di sebuah halaman yang sangat besar yang dikelilingi oleh struktur dan dekorasi seremonial.